Cerita Saya Pakai Aplikasi Peminjaman Online Kredivo untuk Pinjam Uang

Walaupun saya nggak percaya awalnya, ternyata peminjaman online bisa jadi solusi keuangan buat saya. Biasanya saya termasuk orang yang merencanakan keuangan dengan baik. Setiap bulan, mesti ada uang dari penghasilan yang khusus dialokasikan untuk tabungan. Selain buat masa depan, juga utamanya buat jaga-jaga kalau ada kebutuhan mendesak yang nggak keduga. Tapi yang namanya kebutuhan, emang […]


https://lh3.googleusercontent.com/uqxPrivnAjTu-ReTpGJWFAeVcakaVENy18OlMIA9MQRYPXX7gXrrvG8r4hd9feA2lTXqk0PzDBXEP_wv0d3TWSpsKvRdbBnPhVKhjAe9mkpQN1AmQnClQF6YQvDvZ0rwPxJt2mw4

Walaupun saya nggak percaya awalnya, ternyata peminjaman online bisa jadi solusi keuangan buat saya.

Biasanya saya termasuk orang yang merencanakan keuangan dengan baik. Setiap bulan, mesti ada uang dari penghasilan yang khusus dialokasikan untuk tabungan. Selain buat masa depan, juga utamanya buat jaga-jaga kalau ada kebutuhan mendesak yang nggak keduga. Tapi yang namanya kebutuhan, emang susah ditebak. Giliran tabungan udah dipakai untuk hal lain, eh minggu depannya ada kebutuhan lain yang darurat, sementara tanggal gajian masih lama.

Gimana solusinya? Mau pinjam temen atau saudara nggak enak karena waktu itu pas lagi tanggal tua. Jadi, saya mulai cari-cari info tentang aplikasi fintech peminjaman online di Google. Banyak banget ternyata aplikasi fintech peminjaman online. Selain daftar rekomendasi, di Google, keluar juga banyak informasi perihal kasus fintech peminjaman online dan nasabah-nasabah yang jadi korban. Saya sendiri sempet jadi ragu dan mau mundur apply ke fintech peminjaman online karena khawatir perkara keamanan data dan suku bunganya.

Tapi nggak jadi, karena saya ketemu sama Kredivo. Nggak cuma udah terdaftar di OJK, Kredivo juga banyak direview orang-orang dengan positif, baik itu di Google Play Store/App Store ataupun di blog-blog dan forum. Intinya, Kredivo ini termasuk fintech yang paling direkomendasikan kalau kita butuh dana pinjaman darurat atau mau nyicil barang tapi nggak punya kartu kredit.

Yang juga buat saya menarik adalah limit kredit atau pinjaman dari Kredivo maksimal bisa sampe Rp 30 juta dan suku bunganya paling rendah dibanding fintech lain, cuma 2,95% per bulan. Limit ini bisa dibilang cukup menjanjikan mengingat persyaratan daftar Kredivo yang gampang banget: wajib berumur minimal 18 tahun, udah berpenghasilan tetap per bulan minimal Rp 3 juta, dan tinggal di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Dokumen persyaratan yang diperluin buat daftar juga nggak ribet, cuma KTP, akun internet banking, dan akun e-commerce pribadi kita kayak akun Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dsb. Di saat fintech lain masih ngasih syarat slip gaji dan rekening koran, daftar Kredivo nggak pake ribet, tinggal hubungin akun internet banking untuk bukti penghasilan, dan akun e-commerce dengan riwayat transaksi untuk bukti domisili. Waktu daftar, saya pilih Akun Premium supaya bisa dapat limit kredit yang lumayan. Nggak sampe 1 x 24 jam, pendaftaran akun saya udah disetuji dan saya langsung dapat limit kredit dari Kredivo.

Limit dari Kredivo ini bentuknya nontunai dan bisa dipake buat beberapa hal: belanja cicilan di merchant online, pinjaman tunai, dan bisa juga buat beli tiket pesawat, pulsa, paket data, token PLN, dsb. Karena perlunya buat pinjaman, saya langsung masuk ke menu “Dasbor” di aplikasi Kredivo dan pilih fitur pinjaman jumbo. Pinjaman jumbo ini minimal pengajuan pinjaman uangnya Rp 1 juta. Sementara untuk pilihan tenor angsurannya ada dua,: 3 bulan dan 6 bulan, dengan suku bunga 2,95% per bulan. Saya pinjam di angka Rp 4 juta, dan pilih yang tenor 6 bulan, dengan suku bunga 2,95% per bulan, dan biaya administrasi 6% dari total pinjaman. Kredivo juga bakal nampilin simulasi cicilan pinjaman secara transparan, jadi nggak ada tipu-tipu. Apa yang kita lihat di simulasi, itu yang kita bayar per bulan.

Nggak sampe 1 hari, pengajuan pinjaman saya langsung disetujui dan cair ke rekening pribadi yang saya daftarin. Kemungkinan besar karena saya juga nggak punya tanggungan apa-apa di Kredivo. Ini pertama kali saya pakai Kredivo untuk cicilan pinjaman. Jadi, pengajuan saya diapproved. Yang paling saya suka, di aplikasi Kredivo juga tercatat dengan jelas riwayat transaksi/pinjaman kita. Jadi, kalau sewaktu-waktu lupa jumlah angsuran, tinggal buka aja aplikasinya. Mendekati tanggal jatuh tempo, kita juga bakal dapat notifikasi otomatis dari aplikasi untuk bayar tagihan segera supaya nggak kena denda. Lumayan dendanya, sekitar 3% kalau telat. Jadi emang harus banget tepat waktu.

Buat saya pribadi, Kredivo adalah aplikasi peminjaman online paling lengkap, paling aman, dan paling transparan. Yang paling penting, sangat membantu kondisi keuangan karena bunganya rendah. Kalau disuruh kasih rating dari bintan 1 sampai 5, saya kasih 5 untuk Kredivo. Aplikasinya juga bisa jadi jurnal keuangan pribadi karena semua transaksi kita bakal kecatat dengan rapi sesuai tanggal jatuh temponya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *