Keputihan Berwarna Coklat? Inilah Penyebabnya!

Setiap wanita pasti pernah mengalami keputihan. Cairan keputihan biasanya memiliki warna yang berbeda-beda, seperti keputihan berwarna coklat, bening atau putih bahkan warna hijau. Keputihan sebenarnya hal yang normal, tetapi ada juga keputihan yang menandakan bahwa organ reproduksi sedang mengalami masalah. Lalu, apakah keputihan berwarna coklat merupakan hal yang patut diwaspadai? Keputihan berwarna coklat dapat disebabkan […]

Bikin Bau Tak Sedap, Ini 8 Makanan Penyebab Keputihan Abnormal

Setiap wanita pasti pernah mengalami keputihan. Cairan keputihan biasanya memiliki warna yang berbeda-beda, seperti keputihan berwarna coklat, bening atau putih bahkan warna hijau. Keputihan sebenarnya hal yang normal, tetapi ada juga keputihan yang menandakan bahwa organ reproduksi sedang mengalami masalah. Lalu, apakah keputihan berwarna coklat merupakan hal yang patut diwaspadai? Keputihan berwarna coklat dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kondisi yang normal hingga menandakan suatu penyakit tertentu. Berikut adalah penyebab keputihan berwarna coklat.

  • Sisa darah menstruasi

Apabila anda baru beres menstruasi mungkin keputihan berwarna coklat bukanlah hal yang patut diwaspasai, karena darah menstruasi yang perlu waktu lebih lama untuk keluar dari vagina akan terlihat berwarna coklat, dengan tekstur kental dan terkadang menggumpal. Darah yang berubah menjadi warna coklat karena adanya kontak darah dengan oksigen atau disebut sebagai oksidasi. Proses ini disebut juga sebagai oksidasi. Apabila keputihan berwarna coklat keluar satu atau dua hari setelah anda selesai menstruasi dan tidak disertai dengan gejala-gejala lainnya, maka hal tersebut tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

  • Kista ovarium

Kista ovarium merupakan kantung berisi cairan yang bisa terbentuk di salah satu atau kedua ovarium (indung telur). Walaupun kista dapat sembuh setelah beberapa bulan, tetapi akan terus membesar dan akan menimbulkan gejala seperti keputihan berwarna coklat.

  • PCOS

Polycystic ovary syndrome atau PCOS merpakan suatu penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon di tubuh perempuan. Perempuan yang mengidap kondisi ini, memiliki hormon seks laki-laki lebih banyak dari yang seharusnya. Hal tersebut dapat menimbulkan gejala seperti Haid tidak teratuh, pertumbuhan rambut berlebih dan berjerawat dan kulitnya berminyak

  • Efek samping kontrasepsi

Kontrasepsi seperti pil KB, ternyata dapat memicu keluarnya keputihan berwarna coklat saat bulan pertama pemakaiannya. Selain pil KB, kontrasepsi metode implan yang ditanamkan di lengan bagian atas juga bisa memicu kondisi ini.

  • Keguguran

Apabila anda sedang hamil laluterjadi keputihan yang berwarna coklat, hal tersebut patut diwaspadai. Karena hal tersebut dapat menandakan keguguran apabila disertai dengan perdarahan yang cukup hebat. Ibu hamil yang mengalaminya juga dapat merasakan kram di perut bagian bawah, pusing, dan terasa seperti ingin pingsan.

  • Kanker serviks

Apabila kondisi yang parah, kanker serviks juga menjadi salah satu penyebab keputihan berwarna coklat. Hal tersebut biasanya disertai gejala lain, mulai dari keputihan yang keluar terus menerus, sering muncul perdarahan di vagina meski bukan waktunya menstruasi, hingga volume darah menstruasi yang meningkat signifikan.

  • Infeksi menular seksual

Keputihan berwarna coklat juga bisa jadi salah satu tanda infeksi menular seksual. Tetapibiasanya, keputihan yang keluar karena kondisi ini akan disertai juga dengan gejala lain yang mengganggu, seperti vagina terasa seperti sensasi panas saat buang air kecil, keputihan berbau dan yeri saat berhubungan seksual.

  • Endometriosis

Endometriosis merupakan suatu kondisi yang terjadi dinding uterus atau rahim tumbuh berlebihan di luar rahim. Kondisi tersebut dapat memicu berbagai gejala, mulai dari nyeri hebat saat menstruasi, keputihan berwarna coklat, hingga gangguan kesuburan.

  • Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik terjadi saat sel telur yang sudah dibuahi justru menempel di luar rahim. Kondisi tersebut dapat memicu berbagai gejala, seperti sakit perut, sakit pinggang sebelah, keputihan berwarna coklat, hingga pusing dan pingsan.

  1. Perimenopause

Bagi wanita berusia 40-50 tahun, munculnya keputihan berwarna coklat bisa dilihat sebagai tanda menopause akan segera tiba. Masa tersebut dinamakan sebagai perimenopause. Selain keputihan, perimenopause biasanya juga akan ditandai dengan gejala lain seperti mood swing, mudah berkeringat saat malam hari, sulit tidur, dan vagina kering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *